Segera Membaik Indonesiaku !

Oleh : Muhammad Ata Teofani Al Bashori Kelas VII Al Qalam

Di Indonesia, bencana alam kerap datang silih berganti akibat ulah manusia sendiri. Alam semakin rusak parah; pembalakan liar terjadi di mana-mana. Bayangkan, jika yang terbakar mencapai 3,7 juta hektar, hutan mana lagi yang tersisa? Sebagai perbandingan, negara lain di ASEAN dan Eropa mampu menjaga kawasan hutannya agar tetap hijau tanpa harus merusaknya.

Kita seakan kehilangan nurani untuk menyayangi makhluk hidup dan alam sekitar. Bencana seperti kebakaran hutan di Kalimantan dan banjir bandang di Sumatra adalah bukti nyata bahwa kerusakan ini sudah akibat kita abai dengan kelestarian lingkungan.

Maka, kita sebagai generasi muda hari ini harus lebih peduli terhadap kelestarian alam, lingkungan, dan hutan. Dan mimpi kita untuk membawa Indonesia Emas 2045, juga harus tetap dijaga dengan peduli lingkungan. Kalau tidak ?. Bagaimana kita akan tau Indonesia Emas 2045 kalau pada akhirnya tanah air kita hancur lebur. Termasuk kita kedepannya untuk senantiasa mengingatkan pemimpin di negeri ini.

Dan sebagai santri SMP Al Furqan MQ, kita harus ingat pada firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an yang berbunyi :

“Dan sungguh, Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu ketika mereka berbuat zalim, padahal para rasul mereka telah datang membawa bukti-bukti yang nyata, tetapi mereka tidak juga mau beriman. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berbuat dosa. Kemudian Kami jadikan kamu sebagai pengganti-ganti (khalifah) di bumi setelah mereka, agar Kami melihat bagaimana kamu berbuat.” (QS. Yunus: 13–14)

Dari ayat tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa jika para pemimpin di muka bumi tidak amanah dan mengabaikan kelestarian alam, maka kehancuranlah yang akan menanti. Akan tetapi, di balik itu semua ada juga solusi yang bisa kita temukan untuk meningkatkan kepedulian dan pemikiran kita untuk Indonesia yang lebih baik.

Itu saya temukan ketika sudah membaca buku Tobat Pedagogi karya Pak Alfian Bahri. Dari buku ini, kita sebagai pemuda Indonesia, khususnya para santri harus mampu memiliki kepekaan dan pikiran kritis dari pendidikan. Karena dari pendidikan, orang bisa memiliki banyak pengetahuan. Dan pengetahuan ini berguna untuk membawa perubahan yang baik kedepannya. Termasuk sikap peduli masa depan pelajar, pemuda, dan santri Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Siap Melaju ke Ajang Sains Nasional
Siap Berkompetisi di OMI IPS 2026

Prestasi

Juara 2 Olimpiade Madr...
Terbaik 4 Sing A Long

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman