Oleh : A Ubaidillah Al Fajri Kelas IX Salaf 2
Suatu hari, di balik ruang tunggu panggung pertunjukan, seorang siswa bertubuh tinggi tegap berdiri dengan rapi mengenakan seragam sekolahnya. Perasaan cemas dan was-was menyelimuti pikirannya saat menanti giliran pemanggilan nama. Dengan nada ragu, ia berbisik kepada kawan di sampingnya, “Aku takut dan gugup sekali…” Rekannya lantas menepuk pundaknya hangat seraya menguatkan, “Jangan khawatir, kamu sudah berlatih keras. Kamu pasti bisa!”
Lalu, suara pembawa acara menggema memanggil namanya: “Dipersilakan kepada Ananda Andi untuk naik ke atas panggung!” Langkah kaki Andi terasa berat, jemarinya meremas seragam agar ia tak gugup lagi.
Namun, saat menginjakkan kaki di podium dan disambut tepuk tangan riuh para penonton, kepercayaan dirinya mulai bangkit. Andi memulai bait-bait pidatonya dengan intonasi yang tegas dan artikulasi yang jelas.
Namun, kejadian kecil terjadi di tengah pembacaan materi. Tiba-tiba pikiran Andi menjadi kosong; ia lupa barisan kalimat lanjutan yang harus diucapkan. Keringat dingin mulai membasahi dahinya, ia panik. Ditambah ia melihat banyak orang di bawah panggung.
Tetapi, di saat kebuntuan tersebut, pandangan Andi secara tidak sengaja tertuju pada barisan kursi belakang. Di sana, nampak kedua orang tuanya berdiri memberikan isyarat semangat. Seketika memori hangat di rumah terlintas di benaknya, teringat pesan ibunya sebelum berangkat: “Percayalah pada kemampuanmu nak, Mama dan Papa tahu kamu mampu melewatinya.”
Hingga akhirnya, kalimat penguat tersebut mengembalikan fokus dan ketenangan Andi. Ia menarik napas dalam-dalam, tersenyum, dan berhasil melanjutkan bait-bait pidatonya hingga usai dengan amat lancar tanpa kendala.
Pidato itu ditutup dengan banyak tepuk tangan dari seluruh penonton. Andi pun lega dan tak sabar menunggu pengumuman hasil nilai pidatonya.
*) Cerpen motivasi, persahabatan, humor, hingga refleksi kehidupan karya para Santri SMP Al Furqan MQ ini, merupakan hasil praktik workshop penulisan bersama Alfian Bahri yang selalu tayang berkala tiap minggunya.


