Oleh : Abdan Eiza Karim, Kelas VIII Salaf 1
Membaca merupakan salah satu hal yang paling penting bagi generasi bangsa. Karena dengan membaca, dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan. Sehingga, kita akan menjadi generasi yang berjasa pada bangsa.
Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, minat membaca generasi hari ini mulai berkurang. Bahkan hampir bisa dikatakan hilang.
Terbukti, data dari UNESCO membuktikan bahwa , minat membaca di Indonesia adalah 0,001% dari jumlah sekian 1,000 rakyat Indonesia.
Berarti, hanya ada 1 orang yang rajin membaca. Dan menurut riset yang dilakukan oleh Connecticut State University, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat 60 dari 61 negara soal minat membaca.
Semuanya disebabkan karena, generasi anak dan muda di Indonesia, mereka lebih memilih untuk memainkan gadget seperti handphone dan lain-lainya.
Akibatnya, kemampuan berfikir kritis generasi Indonesia masih minim. Padahal, kalau dilihat pada zaman dahulu, para tokoh bangsa banyak yang suka membaca. Termasuk para ulama dan kyai.
Karena itulah banyak para ilmuwan da ulama yang lahir pada generasi itu. Sehingga bangsanya menjadi makmur. Rakyat hidup berkecukupan. Tidak ada istilah pengangguran atau kriminal, karena semua adalah orang yang berpengetahuan.
Semua masyarakatnya berpengetahuan dan terdidik.
Mereka dahulu, tau cara bertani, cara menyelesaikan masalah dengan baik. Bagaimana cara bersosialisasi. Semua itu berawal dari membaca.
Karena itulah, mari kita sama sama tingkatkan lagi minat baca generasi hari ini, agar generasi kita seperti generasi dahulu. Yang banyak menghabiskan waktu luang dengan membaca buku.




