Seperti Apa Peran Orangtua Dalam Pembelajaran Era Digital Hari Ini ?

Perkembangan teknologi digital hari ini kian cepat san masif. Seiring dengan munculnya pelbagai platform Artifisial Intellegent (AI) yang telah merambah ke segala kelompok usia penggunanya dan mempermudah seluruh akses informasi digital, terdapat beberapa rumusan pertanyaan yang mesti kita ajukan bersama.

Pertama, bagaimana jika kemudahan akses tersebut kian menggeser aktivitas interaksi fisik di lingkungan, termasuk dalam hal pembelajaran ?.

Kedua, siapa yang mesti berperan aktif dalam memfilter kualitas konten digital terhadap daya dukung pembelajaran anak-anak ?.

Tentu. Kedua pertanyaan tersebut masih dapat dikembangkan secara lebih luas pada konteks dinamika pendidikan hari ini. Namun, keduanya juga perlu dilandasi dengan jawaban reflektif terlebih dahulu. Agar pemaknaan terhadap aktivitas belajar hari ini bisa dipahami bersama secara mendalam.

Perihal jawaban pertama, Norwegia bisa menjadi contoh tegas dan konkret dalam membatasi pengaruh negatif AI terhadap hasil belajar anak-anak. Pasca mengalami hasil penurunan ujian di banyak sekolah pada tahun 2024 lalu, Norwegia menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan Gadget dan Teknologi Digital di seluruh jenjang sekolah.

Pembatasan tersebut tidak mutlak. Tetapi berlaku pada usia pendidikan dasar. Kemudian untuk usia menengah dan atas, penggunaan perangkat digital dalam pembelajaran, termasuk AI generatif wajib melalui pengawasan guru dan sekolah secara ketat.

Sebagai solusinya, Norwegia menerapkan peraturan pembelajaran secara konvensional berbasis teks dan buku manual. Melalui penerapan ini, anak-anak diharapkan bisa lebih berkembang daya kognitifnya dan fokus terhadap pemaknaan teks.

Belajar dari Norwegia, pembelajaran konvensional hari ini masih relevan dan penting. Sebab fokus belajar anak memang harus dilatih sedari usia dasar.

Kemudian perihal peran. Apabila hanya guru dan sekolah saja yang berperan, tentu tidaklah cukup. Kehadiran Orangtua teramat penting dan tak boleh terlewat dalam mengawasi aktivitas belajar anak, termasuk konsumsi konten digital yang ada.

Dalam sebuah artikel jurnal berjudul Peran Orangtua dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak di Era Digital yang ditulis oleh Sri Wahdini, dan termuat di EDUCARE – Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, dijelaskan bahwa, peran Orangtua memang penting dalam sisi pengawasan dan bimbingan pada penggunaan teknologi digital, pendampingan proses belajar.

Tak terkecuali pengajaran keseimbangan aktivitas digital dan non-digital juga kunci keberhasilan pendidikan anak di era ini. Pun, pada akhirnya, Orangtua yang terlibat secara aktif dan konsisten dalam pendidikan anak, akan memaksimalkan potensi positif dari teknologi sambil meminimalisir dampak negatifnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Selamat Atas Sukesnya Pemilihan ...
Telah Terbit Buku Menjaring Masa...

Prestasi

Juara II Nasional Stor...
Juara 3 Banjari ISCO S...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman