Oleh : Aditya Jayanegara Kelas IX Bahasa
Suatu hari, Adit sedang belajar di kelas bersama teman-temannya. Tiba-tiba, temannya, Galih, datang bersama kakak Adit. Baju Adit menjadi basah karena Galih setelah mengikuti Kompetisi Sepak Bola bersama teman-temannya dan belum berganti pakaian.
Lalu, tak lama kemudian, Adit dan Galih dipanggil oleh Kepala Sekolah. Ternyata, mereka diminta untuk mengikuti lomba ke luar kota serta beberapa lomba lainnya.
Namun saat sedang berjalan menuju ruang Kepala Sekolah, Adit tidak memperhatikan jalan dengan saksama. Akibatnya, ia terjatuh ke dalam selokan. Pipinya pun memerah karena menanggung rasa malu akibat kejadian tersebut.
Akan tetapi setelah beberapa saat, rasa malu Adit perlahan memudar. Ia mencoba menguatkan diri dan tetap percaya diri untuk melanjutkan berjalan menuju ruang Kepala Sekolah.
Hingga akhirnya, Adit dan Galih pun sampai di ruang Kepala Sekolah. Mereka menerima panggilan tersebut dengan senang hati dan Adit siap untuk mengikuti berbagai lomba bersama teman-temannya. Dari peristiwa itu Adit dan Galih belajar bahwa rasa malu tidak menjadi beban untuk membentuk mental juara.
*) Cerpen motivasi, persahabatan, humor, hingga refleksi kehidupan karya para Santri SMP Al Furqan MQ ini, merupakan hasil praktik workshop penulisan bersama Alfian Bahri yang selalu tayang berkala tiap minggunya.

