Liburan Minggu Pagi

Oleh : Rafandra Ziggy Irham Kelas IX Salaf I

Suatu hari, pada sebuah Minggu pagi yang cerah, Huda dan kawan-kawannya merencanakan sebuah liburan singkat untuk mengisi waktu senggang. Mereka memutuskan untuk mengunjungi sebuah kawasan wisata pantai populer yang konon katanya telah dikembangkan dan berdiri sejak tahun 2005.

Lalu, tanpa membuang waktu, mereka langsung berangkat menuju lokasi tersebut, yaitu Pantai Alam Indah di Tegal. Usut punya usut, di balik panoramanya yang begitu cantik dan memanjakan mata, pantai ini menyimpan berbagai kisah misteri, legenda lokal, serta mitos mistis yang santer dibicarakan warga setempat.

Namun, kabar burung dan suasana mistis itu tidak menyurutkan niat Huda serta kawan-kawannya untuk menjelajahi keindahan pantai. Naas, baru sekitar dua jam mereka menikmati suasana, kepanikan terjadi. Salah seorang kawan mereka yang bernama Sholeh mendadak hilang dari rombongan. Huda dan teman-teman lainnya bergegas menyisir setiap sudut area pantai, tetapi Sholeh tak kunjung ditemukan.

Tetapi, setelah hampir tiga jam melakukan pencarian tanpa hasil, mereka menemukan sebuah gubuk tua di tepi pantai. Di dalam gubuk itu tergeletak selembar kertas berisi pesan singkat bertuliskan: “Cari aku di sudut pantai bagian selatan.”

Hingga akhirnya, dengan berbekal petunjuk tersebut, Huda dan rombongannya melangkah cepat menuju area sudut selatan pantai. Betapa kaget sekaligus leganya Huda saat menemukan Sholeh ternyata justru sedang tertidur pulas di bawah rindangnya pepohonan. Rasa cemas yang menyelimuti seketika berubah menjadi gelak tawa terbahak-bahak dari seluruh rombongan sebelum mereka akhirnya melangkah pulang ke rumah dengan lega.

Kisah ini menggambarkan betapa cepatnya rasa cemas dapat dipicu oleh prasangka dan kepanikan sesaat. Sering kali di dalam kehidupan, kita terburu-buru merasa takut atau membayangkan skenario terburuk ketika dihadapkan pada situasi misterius, padahal kenyataan yang ada di lapangan justru jauh lebih sederhana dan menggelitik. Kebersamaan dan kemampuan untuk tertawa bersama atas kepanikan itu menjadi momen berharga yang mempererat tali persahabatan.

*) Cerpen motivasi, persahabatan, humor, hingga refleksi kehidupan karya para Santri SMP Al Furqan MQ ini, merupakan hasil praktik workshop penulisan bersama Alfian Bahri yang selalu tayang berkala tiap minggunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Trial Class Batch 2 SMP Al Furqa...
War Tiket Tour SMP Al Furqan MQ

Prestasi

Juara II Festival Banj...
Juara II Nasional Stor...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman