Oleh : Arga Kelas IX Salaf 1
Suatu hari, di tengah gejolak dan kemelut politik yang melanda Kerajaan Medang, hiduplah seorang pangeran muda bernama Airlangga. Demi menyelamatkan diri dari ancaman kelompok musuh yang bertekad menghabisi seluruh keturunan raja, sang pangeran terpaksa melarikan diri mengasingkan diri ke dalam hutan.
Lalu, dalam pelariannya menembus belantara, Pangeran Airlangga didampingi oleh seorang penasihat bijak bernama Mpu Narotama serta beberapa prajurit pengawal yang sangat setia. Mereka melangkah jauh menembus medan berat demi mengamankan sang pangeran dari kejaran musuh.
Namun, di tengah perjalanan panjang yang meletihkan, kondisi rombongan mulai merosot drastis. Perbekalan air minum habis, membuat seluruh pengawal mengalami dehidrasi berat dan keletihan yang luar biasa hingga tak sanggup lagi melanjutkan langkah.
Tetapi melihat kondisi pengikutnya yang kritis, Pangeran Airlangga memanjatkan doa khusyuk kepada Sang Pencipta, memohon petunjuk dan pertolongan agar rombongan setianya terhindar dari bahaya kematian akibat dahaga.
Hingga akhirnya, Mpu Narotama yang memiliki kearifan serta pemahaman mendalam atas isyarat alam menangkap petunjuk ilahi. Ia berdiri, berdoa sejenak, lalu menancapkan tongkat kayunya ke dalam tanah. Secara ajaib, dari bekas tancapan tongkat tersebut mengalir mata air yang sangat jernih yang kelak dikenal sebagai Sendang Made. Rombongan pun terbebas dari dahaga dan selamat melanjutkan perjuangan mereka.
Kisah keteladanan kepemimpinan Pangeran Airlangga dan kesetiaan Mpu Narotama mencerminkan pentingnya kepasrahan yang diimbangi dengan kepekaan nurani di saat-saat kritis. Ketika usaha manusiawi telah mencapai titik nadir, doa yang tulus serta kearifan dalam membaca pertanda alam menjadi jalan pembuka bagi hadirnya pertolongan Tuhan. Kesetiaan dan ketenangan jiwa adalah modal utama untuk keluar dari krisis paling berat sekalipun.
*) Cerpen motivasi, persahabatan, humor, hingga refleksi kehidupan karya para Santri SMP Al Furqan MQ ini, merupakan hasil praktik workshop penulisan bersama Alfian Bahri yang selalu tayang berkala tiap minggunya.




