SMP Al Furqan MQ, yang dikenal sebagai Sekolah Quranic STEM Pertama di Jawa Timur, sukses melaksanakan kegiatan Presentasi Observasi Praktik Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) pada Sabtu (16/5). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya nyata dalam penguatan mutu pendidikan sekaligus memantapkan budaya kolaborasi guru di lingkungan sekolah.
Agenda strategis tersebut dipresentasikan langsung oleh Kepala SMP Al Furqan MQ, Mr. Abdul Ghofur, dengan diawasi langsung oleh Pengawas Sekolah, Ahmad Taufik. Diikuti oleh perwakilan Komunitas Belajar (Kombel) SMP Al Furqan MQ, kegiatan kali ini mengangkat tema “Aktivasi Komunitas Belajar dalam Meningkatkan Implementasi Pembelajaran Mendalam”. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus pemetaan strategi sekolah dalam membangun budaya belajar guru yang lebih kolaboratif, adaptif, dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Kepala Sekolah menjelaskan secara rinci bahwa komunitas belajar bukan sekadar agenda formal sekolah, melainkan sebuah wadah esensial bagi para guru untuk bertumbuh bersama. Melalui Kombel, guru diarahkan secara konsisten untuk membangun budaya diskusi, praktik, refleksi, serta tindak lanjut pembelajaran.
“Komunitas belajar bukan sekadar program, tetapi budaya sekolah. Guru tidak berjalan sendiri, melainkan tumbuh bersama untuk menghadirkan pembelajaran terbaik bagi murid,” tegas Mr. Abdul Ghofur dalam salah satu poin penting presentasinya.
Selain merumuskan budaya kerja, presentasi PKKS tersebut juga memaparkan hasil analisis Rapor Pendidikan SMP Al Furqan MQ tahun 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, sekolah mengalami peningkatan yang signifikan pada kemampuan numerasi, pengelolaan kurikulum satuan pendidikan, dan kepemimpinan instruksional.
Kendati demikian, forum ini juga menetapkan beberapa indikator penting sebagai fokus evaluasi bersama untuk diperbaiki ke depannya. Beberapa poin seperti kompetensi membaca teks informasi, refleksi praktik mengajar guru, serta kualitas pembelajaran secara menyeluruh akan menjadi prioritas utama yang diakselerasi melalui penguatan komunitas belajar ke depan.




