Santri Bicara Dunia Mendengar : Sebuah Refleksi dan Catatan Kritis Santri SMP Al Furqan MQ

Prestasi para santri / siswa memang tak selalu berkutat pada dunia kompetisi akademik ataupun non-akademik. Melalui tuntutan belajar yang sedang berkembang saat ini, dimana santri / siswa harus diposisikan sebagai subjek pembelajaran, mau tidak mau sekecil apapun perkembangan atau perubahan positif santri / siswa dari hasil pembelajaran juga masuk dalam kategori prestasi.

Sebagaimana yang sudah dilakukan oleh santri SMP Al Furqan MQ, dalam pengembangan bidang literasi. Senapas dengan bincang literasi yang terlaksana pada Sabtu 20 September kemarin, satu buku kumpulan esai yang dibidangi Ekstrakurikuler Jurnalistik telah diterbitkan.

Berjumlah kurang lebih 30 halaman, buku berjudul Santri Bicara Dunia Mendengar : Esai Santri Tentang Hidup, Nilai, dan Masa Depan seluruhnya berisikan opini para santri SMP Al Furqan MQ yang disusun dan berangkat dari beragam persoalan. Mulai dari keresahan mengenai bullying, budaya, minat baca, lingkungan, sampai kritik terhadap praktik korupsi yang terus mencuat akhir-akhir ini.

Dalam proses kritis dan kreatif yang dijalani para santri penulis ini, mereka mengawali kepenulisan ini dengan melakukan diskusi, mencari literatur lewat film dokumenter dan artikel ilmiah terpercaya, merumuskan masalah, mengkaitan nilai-nilai dan dampaknya pada keseharian, lalu menuliskannya.

Sebuah Refleksi dan Catatan Kritis

Ada yang menarik dari buku ini. Ketika membaca seluruh isi dari opini yang ditulis oleh para santri SMP Al Furqan MQ ini, kita akan menemukan kesimpulan bahwa sikap kritis yang ditampilkan dengan lugu dan jujur ini adalah bentuk pemikiran ilmiah mereka.

Sebagaimana proses yang dilaluinya, mencari referensi, berdikusi, menulis, mengkritisi dan merefleksikannya terhadap keseharian merupakan buah dari pembelajaran kontekstual. Kontekstual ini di sini tentu mengacu pada permasalahan dan tantangan yang mereka terima dan hadapi di masa mendatang.

Oleh karenanya, selain menjadi karya tulis, buku ini juga menjadi bagian prestasi santri SMP Al Furqan MQ dalam menempuh kesadarannya sebagai subjek pembejaran. Mereka tidak hanya mengamati dan menulis semata. Tetapi turut mengkritisi dan memberi solusi sebagai tanggungjawab seorang pelajar.

Di samping itu pula, kegiatan bincang literasi kemarin juga menguatkan bukti. Bahwa forum, tidak hanya berjalan searah. Tetapi para santri SMP Al Furqan MQ juga mampu memberikan umpan balik diskusi, melalui ragam pertanyaan dan bukti karya ilmiah melalui buku ini.

One Response

  1. , “Ilmu itu bagaikan binatang buruan, dan tulisan adalah ikatannya. Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat.”. Imam Syafii.
    Belajar menulis sejak dini, menguatkan ilmu² yang diperoleh oleh santri dalam setiap perjalannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Kami Membuka Peluang Kerja Bagi ...
Kesempatan Membina Olimpiade Mat...

Prestasi

10 Hafidh XXXVI SMP Al...
Peringkat 65 Internasi...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman