Puisi Karya Mahir Al Faruq Daizzulhaq Kelas VIII Mumtaz ini dipersembahkan untuk memperingati Hari Puisi Nasional
Telah habis hutan ini
Alam menjadi saksi
Sebab manusia itu sendiri
Diselimuti rasa serakah yang hinggap di jiwa dan pikirannya
Oh, wahai manusia
Tidakkah kamu paham ?
Banjir di sana
Yang Menimpa Saudara Kita Di Aceh dan Sumatra
Membuat semua tenggelam dan yang mereka miliki hilang seketika
Banyaknya keserakahan
Tak luput dari kebutuhan
Namun jika berlebihan
Akan datang penyesalan
Menormalkan kerusakan
Sampai alam terlupakan
Apakah manusia sudah lupa bahwa
Alamlah sumber kehidupan
Allah telah memperingatkan
Di dalam Al Quran
Bahwa kerusakan alam
Memang manusialah dalang sebenarnya
Tidakkah Islam sudah tegas
Dan sangat melarang tindakan merusak alam
Wahai manusia
Mengapa engkau melanggarnya ?
Kini
Baca dan resapilah Ar-Rum ayat 41
Bahwa kerakusan dan kerusakan adalah musibah besar bagi manusia
Maka, berhentilah merusak alam




