Dari Apatis Tumbuh Menjadi Seorang Generasi Kritis Bagian I

Oleh : Abdan Eiza Karim Kelas 8 Salaf 1

Pemuda atau remaja adalah masa dimana seorang manusia mengalami masa cara berpikir menuju dewasa. Dimana, pikirannya mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dan pada saat inilah seseorang juga mengalami masa yang dirasa paling kuat baik fisik maupun pemikirannya.

Allah telah berfirman di dalam Al-Quran pada surah Ar-Rum ayat 54 yang artinya: “Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat kemudian dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang ada Dia kehendaki. Dan Dia Maha Mengetahui, Maha kuasa”

Ayat tersebut turut menjelaskan bahwa masa remaja atau pemuda adalah masa perjalanan tiap manusia yang memiliki kekuatan dan kelemahan. Diantaranya, kelemahan ketika seseorang masih menjadi bayi atau anak kecil yang masih diasuh oleh kedua orang tuanya.

Lalu kelemahan ini terjadi kembali ketika seseorang menginjak masa tuanya. Dimana hampir seluruh bagian tubuhnya sudah tidak bisa berfungsi dengan maksimal.

Maka dari itulah, seperti yang saya katakan tadi bahwa saat muda, seseorang akan berada d masa keemasan kekuatannya. Oleh karenanya, tidak jarang ada yang menyebutkan bahwa generasi pemuda adalah generasi emas yang akan meneruskan perjuangan dan perubahan suatu bangsa.

Seperti juga peran pemuda dalam membangun Bangsa Indonesia ini selalu tercatat dalam sejarah. Karena itulah, dari dulu hingga hari ini banyak pemuda yang membuat organisasi di berbagai bidang dengan tujuan berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Tetapi juga masih banyak pemuda-pemudi yang malah memilih berorganisasi dengan cara yang melenceng. Seperti contoh baru-baru ini, cukup banyak terjadi kasus kriminal dan gangster yang semuanya dilakukan anak-anak muda.

Hal itu tentu sangat disayangkan. Mereka yang seharusnya menjadi pengerak masyarakat, malah harus berurusan dengan hukum dan mendekam di dalam jeruji besi penjara.

Dan, menurut artikel yang saya kutip dari sebuah artikel dari Ma’soem University, setidaknya ada empat faktor utama yang memengaruhi tindakan yang melenceng dari generasi muda. Pertama, kurangnya pengawasan orangtua, kedua penyalahgunaan gadget, ketiga pengaruh sosial media, dan yang keempat, terakhir adalah pola pikir yang apatis terhadap lingkungan.

Dari masalah ini langkah apa yang seharusnya kita lakukan sebagai generasi muda dan bagaimana solusinya ?

One Response

  1. Jangan berhenti sampai disini, teruslah melangkah, sampai meninggalkan jejak Hasanah….

Leave a Reply to mustahal Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Bismillah Juara Di Jakarta
Jadwal Tes Penerimaan Santri Bar...

Prestasi

JUARA II Story Telling...
Juara 1 Tolak Peluru M...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman