Oleh : Ahmad Rizieq Mumtaz Huda Kelas 8 Salaf 1
Seperti yang kita tahu, Gadget adalah salah satu perangkat elektronik berukuran kecil yang memiliki fungsi praktis dan spesifik untuk mempermudah berbagai aktivitas manusia.
Hari ini Gadget sering kali digunakan secara multifungsi. Seperti smartphone yang tidak hanya untuk komunikasi. Tetapi juga kamera, pemutar musik, dan navigasi. Namun, apakah manusia menggunakan Gadget dengan baik sepenuhnya ?.
Menurut saya pribadi, justru tidak semua manusia hari ini menggunakan Gadget dengan baik. Karena, dengan kemudahannya, akhirnya banyak yang menyalahgunakannya.
Seperti contoh, adanya Judi Online, penyebaran berita hoaks secara terang terangan di sosial media, dan parahnya, semua itu juga masih dimanfaatkan untuk hal negatif seperti transaksi barang terlarang.
Itu baru masalah besarnya saja. Lalu apakah masalah kecil dalam menggunakan gadget berarti juga berpengaruhnya sedikit ? Oh belum tentu.
Dari sisi lain, Gadget telah menghabiskan waktu kita untuk melihat konten konten yang tidak bermanfaat dan hanya akan merusak akal manusia dengan perlahan. Seperti konten flexing sampai maraknya video tentang anomali brainrot yang kurang bermanfaat. Akibatnya menurut beberapa pakar Kesehatan dan Pendidikan, konten ini berakibat kita kehilangan kemampuan kreatif kita akibat candunya bergadget dalam hal tidak berguna.
Lalu, apa maksudnya produktivitas manusia menurun akibat Gadget ?.
Nah, yang saya maksudkan menurunya produktivitas ini adalah berkurangnya niat dalam belajar, malas malasan, membuang buang waktu, meningkatkan rasa iri akibat konten-konten flexing, dan bahkan ingin semuanya serba cepat dan enak.
Dan akhirnya hal-hal negatif itu tanpa disadari akan berakibat pada rusaknya keimanan kita.
Seperti yang sudah dijelaskan pada surat Al Ashr ayat 1 sampai 3. Disebutkan bahwasanya : “Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh dan saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran”.
Ayat ini secara eskplisit menyatakan bahwa semua manusia yang beriman adalah orang yang pandai memanfaatkan waktu untuk kebenaran. Dan sebaliknya, orang yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik maka orang itu adalah orang yang rugi.
Singkatnya, gunakanlah teknologi modern sebagai peluang untuk menjadikan diri sendiri lebih baik. Bukan malah mendorong diri untuk jatuh kejurang kebodohan. Karna pada akhirnya, jika kita tak memanfaatkan Gagdet untuk hal baik, kita sendiri yang akan merugi.




