Lulusan Pesantren Bisa Apa ?

Penulis : Abdan Eiza Karim Kelas VIII Salaf 1

Pesantren. Memang sebuah lembaga pendidikan yang tidak asing bagi masyrakat Indonesia. Bedanya dengan lembaga pendidikan yang lain, pesantren memiliki fokus pada pendidikan agama Islam.

Juga menanamkan kaidah moral dan akhlak. Pesantren juga menjadi bagian dari sejarah pendidikan Indonesia. Menurut sebuah artikel di Tirto.id yang berjudul Apa itu Pesantren dan Bagaimana Sejarahnnya di Indonesia dijelaskan bahwa, kehadiran pesantren di indonesia sudah ada sejak abad -14.

Yaitu ketika, era penyebaran Islam di Nusantara yang dilakukan oleh Wali Songo. Peran pesantren di Indonesia sangat berpengaruh pada masyarakat.

Terutama dalam bidang agama, moral, sosial dan budaya. Tetapi, banyak juga masyarakat yang datang belajar ke pesantren untuk menambah keterampilan dan ilmu pengetahuan lainnya.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, masyarakat sekarang banyak yang mempertanyakan lulusan pesantren bisa apa. Bahkan banyak yang menganggap pesantren hanyalah lembaga pendidikan yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman.

Apakah ini benar ?

Mengenal Potensi Santri Zaman Sekarang

Meskipun demikian, nyatanya santri memiliki banyak potensi di berbagai bidang masing-masing. Mulai dari bidang agama, sosial, sains, sampai bidang politik. Sehingga pertanyaan lulusan pesantren bisa apa, mampu di tepis. Karena buktinya, telah banyak lulusan pesantren yang mampu berkontribusi bagi bangsa ini.

Salah satunya contohnya adalah KH. M. Salmanuddin Yazid. Beliau ini sekarang menjadi Wakil Bupati Jombang. Dulunya, Gus Salman juga pernah menjadi seorang santri di pondok pesantren Madrasatul Quran angkatan tahun 1994. Dan, beliau juga adalah salah satu murid dari KH. M Yusuf Mayhar, pendiri Pondok Pesantren Madrasatul Quran.

Selain itu, Gus Salman juga merupakan Ketua PCNU Jombang 2017-2022 sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Babussalam, Kalibening Kecamatan Mojoagung. Beliau dikenal oleh masyarakat sebagai orang yang mudah bergaul dengan orang lain, dan ramah kepada siapapun tamu yang datang kerumahnya.

Dari apa yang telah dicontohkan KH. M Salmanuddin Yazid, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa pesantren tidak selalu menjadi sebuah lembaga yang hanya fokus pada bidang agama saja.

Tetapi di sisi lain, lulusannya bisa aktif menjadi penggerak masyarakat dalam bidang bidang politik dan berbagai organisasi masyarakat.

Lalu bagaimana potensi santri zaman sekarang ?

Jawabannya bisa kita temukan di SMP Al-Furqan Madrasatul Quran. Di sini, potensi para santri terus digali lewat banyaknya program tersedia berbagai ekstrakurikuler yang dapat menampung bakat dan minat para santri.

Mulai dari bidang teknologi, seni, sampai olahraga. Dari sini para santri juga dapat berprestasi diluar dunia pesantren, salah satu contoh terbarunya adalah, dua santri SMP Al-Furqon MQ yaitu A. Mikail Abdurrahman dari Kelas 8 Mumtaz dan Kamil Budi Mahiro dari Kelas 7 Bahasa berhasil meraih Medali Perunggu di kompetisi ASLIC( Asean English Literacy Competition) atau ASLIC tingkat ASEAN 2025. Juga ada Mikhail dan Airafra yang kemarin lolos mewakili Indonesia dan Pesantren Madrasatul Quran di kompetisi Kuala Lumpur Sains Engineering Festival 2025

Jadi kesimpulannya, lulusan pesantren yang ternyata mampu berkontribusi bagi Bangsa Indonesia dalam berbagai bidang. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa tanggapan negatif dari masyarakat tentang lulusan pesantren hanya pandai dalam bidang agama saja, kini dapat terbantahkan.

Dan sekarang, pesantren dapat membuktikan bahwa, mereka bisa bersaing dan bekontribusi di dalam negri hingga kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Kami Membuka Peluang Kerja Bagi ...
Kesempatan Membina Olimpiade Mat...

Prestasi

10 Hafidh XXXVI SMP Al...
Peringkat 65 Internasi...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman