Tepat setahun, SMP Al Furqan MQ telah berhasil menunjukkan hasil kerjasamanya dengan SEAMOE QITEP In Science (SEAQIS). Kerjasama yang disepakati pada (9/8/2024) lalu, memang bertujuan mendorong dan menumbuhkan pembelajaran berbasis Science Technologi Engineering Mathematic (STEM) bagi santri dan guru SMP Al Furqan MQ.
Dalam rentang waktu setahun, kerjasama ini telah menuai hasil positif dan signifikan. Terbaru, dalam kompetisi Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) 2025, dua santri SMP AL Furqan MQ berhasil menempati posisi 65 dari 122 negara yang menjadi peserta.
Raihan ini sukses membawa nama harum SMP Al Furqan MQ di kancah global. Dan hasil ini sukses menunjukkan karya Quentia’s Journey to the Quantum World yang berupa game inovatif sains berdasarkan fisika, menjadi karya santri yang mendunia.
Upaya Regenerasi dan Membangun Budaya STEM di Pesantren
Sehubungan dengan itu pula, SMP Al Furqan MQ terus mengenalkan seraya membangun budaya STEM di lingkup pesantren. Salah satunya lewat event Al Furqan Quranic Science and Mathematics Championship 2026.
Kompetisi yang berlangsung Oktober 2025 sampai Januari 2026 ini, melombakan beberapa cabang lomba. Mulai dari Tartil Alquran, MHQ, MTQ, Da’i, Olimpiade Matematika dan Ipa.
Kepala SMP Al Furqan MQ, Abdul Ghofur, S.Pd menjabarkan, Al Furqan Quranic Science and Mathematics Championship 2026 yang sudah dan akan berlangsung sampai Januari 2026 nantinya memang bertujuan mengenalkan pembelajaran STEM dan Alquran kepada siswa-siswi SD / MI.
“Karena kami mengusung tagline Sekolah Alquran Berbasis STEM di Jawa Timur, maka ini harus menjadi daya tarik belajar bagi siswa siswi SD / MI untuk mengenalkan gaya belajar sains terapan berbasis Alquran. Dan, ibarat sekali dayung dua tiga telampaui, kompetisi ini juga kami gelar untuk menciptakan regenerasi dan budaya STEM di lingkup pesantren,” tandas Abdul Ghofur.




