Bagaimanakah Hukum Perayaan Tahun Baru Dalam Ajaran Islam ?

Oleh : Ahmad Rizieq Mumtaz Kelas 8 Salaf 1

Seperti yang kita tahu, pada setiap momen akhir tahun atau lebih tepatnya di tanggal 31 Desember, banyak orang merayakan Malam Tahun Baru. Di dunia maupun di Indonesia, acara ini bukan hanya dirayakan oleh non muslim saja. Tetapi juga ada sebagian umat muslim yang turut merayakan acara malam tahun baru ini.

Tetapi, kita juga mesti bertanya dan mengetahui. Bagaimanakah hukum yang sebenarnya untuk acara perayaan tahun baru ini menurut agama Islam ?. Dari beberapa sumber yang saya baca, ternyata Alquran tidak memiliki ayat yang secara eksplisit melarang atau memerintahkan perayaan Tahun Baru. Semisal juga Tahun Baru Hijriyah atau Muharram dalam tradisi Islam.

Meski tidak ada ayat yang melarang secara eksplisit, namun tetap ada ayat-ayat yang relevan dengan bulan-bulan mulia dan waktu yang sesuai untuk dijadikan perenungan. Seperti QS. At-Taubah Ayat 36, QS. Al-Furqan Ayat 62, dan QS. Ibrahim Ayat 5.

Ketiganya, memiliki makna dan nilai yang bisa kita jadikan untuk mengisi Tahun Baru dengan memperbanyak doa, beribadah dan introspeksi diri. Sehingga nilai Tahun Baru bukan diisi dengan perayaan hura-hura.

Lebih jelasnya, merayakan tahun baru itu mubah atau boleh menurut sebagian ulama. Dengan syarat, asalkan kegiatannya tidak bertentangan dengan syariat.

Seperti, maksiat atau juga pesta pemborosan. Dan lebih baik, tahun baru diisi dengan muhasabah (evaluasi diri), doa, sedekah, atau pengajian. Sementara itu, sebagian ulama lain menganggap perayaan tahun baru ini adalah bid’ah karena tidak ada contoh dari Rasulullah SAW.

Namun, kebanyakan dan secara umum peringatan tahun baru ini diperbolehkan jika bernilai ibadah atau tradisi positif. Lalu, kesimpulannya ialah, merayakan dan memperingati tahun baru memang boleh asalkan kita sebagai umat islam mengisinya dengan kegiatan positif dan tidak bertentangan dengan syariat islam.

Lebih utamanya kita isi untuk menyusun langkah dan pemantaban diri menghadapi tantangan masa depan, dengan berpedoman iman Alquran.

One Response

  1. Tahun baru adalah waktu untuk muhasabah, bercermin diri, refleksi tentang apa yang sudah kita lakukan selama satu tahun dan apa yang harus kita perbaiki pada tahun kedepan.

    Terima kasih tulisannya sangat luar biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

Kami Membuka Peluang Kerja Bagi ...
Kesempatan Membina Olimpiade Mat...

Prestasi

10 Hafidh XXXVI SMP Al...
Peringkat 65 Internasi...

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman